DUKUNGAN KELUARGA SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG KESEMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA
Kata Kunci:
dukungan keluarga, kesembuhan, motivasi intrinsikAbstrak
Dukungan keluarga adalah bentuk kasih sayang antara suami-istri, orangtua-anak dalam suatu kelompok kecil yaitu keluarga dengan memberikan kasih sayang dan perhatian.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap kesembuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Berdasarkan fakta yang bersumber dari observasi, banyak sekali pasien yang sudah dinyatakan sembuh tetapi kembali kambuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang anggota keluarga dari dua pasien skizofrenia yang dinyatakan sembuh dan berada di Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga membantu kesembuhan pasien skizofrenia. Pasien I memperoleh dukungan serta penerimaan dari lingkungan dan keluarga. Tetapi pasien II memiliki motivasi intrinsik yang kuat, sehingga kesembuhannya lebih banyak dipengaruhi oleh dorongan dari dalam diri sendiri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Iyad Muhayad (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta dari artikel yang diterima akan dialihkan kepada penerbit jurnal. Hak cipta ini mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal ini memegang hak penerbitan atas artikel yang telah diterbitkan.
Sesuai dengan lisensi, penulis dan pengguna mana pun (pembaca serta peneliti lain) diizinkan untuk membagikan dan mengadaptasi materi hanya untuk tujuan non-komersial. Selain itu, materi tersebut harus diberi kredit yang sesuai, dilengkapi dengan tautan ke lisensi, dan ditandai jika ada perubahan yang dilakukan. Jika penulis mengadaptasi atau mengubah materi, mereka harus mendistribusikan kontribusinya di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
